[Movie] Ghost In The Shell

[Movie] Ghost In The Shell

Generasi 90-an yang demen animemanga pasti pernah dengar Ghost In The Shell (GITS). Berawal dari manga karya Masamune Shirow, GITS kemudian diangkat jadi anime dengan sutradara Mamoru Oshii.

Oh ya, Ghost di sini adalah kesadaran manusia. Jadi dalam dunia GITS, kesadaran manusia (otak) dipindahkan ke tubuh lain (Shell). Jadi jiwa dan pemikirannya tetap manusia meski sebagian tubuhnya adalah mesin. Karakter utama GITS adalah polisi Motoko Kusanagi yang disapa “Major”.

Jagad internet sempet rame saat diumumkan Scarlett Johansson menjadi pemeran utama Ghost In The Shell live-action. Tuduhan whitewashing langsung meluncur dari berbagai penjuru. Meski gak nonton/baca GITS, gue juga males sih kalau karakter Jepang diperankan aktris barat.

Tapi rasa penasaran ada juga, makanya gue mau saat ditawarin dateng ke exclusive preview GITS 3D Imax. Preview 15 menit itu bikin gue jadi tertarik sih. Visualnya keren! Plus karakter yang diperankan Scarlett Johansson namanya Mira Killian, bukan Motoko Kusanagi. Tuduhan whitewhasing gak valid lagi. Mamoru Oshii juga berkomentar soal isu tersebut.

Rezeki anak sholeh, gue dapat undangan premier Ghost In The Shell. Yay, I can watch the whole movie!
GITS02

Keunggulan GITS live-action ada pada visual yang edan. Adegan-adegan iconic versi anime ditampilkan dengan luar biasa.  Adegan Mira loncat dari gedung tinggi dan berantem di kolam air? WOW.  Mengutip temen yang die-hard fan GITS, film ini meramu bagian cerita dari anime dan menambahkan elemen baru.

Meski masih terasa hawa Jepang, tapi gue ngerasa kota dalam film ini bisa berada di mana aja. Bisa di Jakarta, Singapura, atau di mana pun deh jauh di masa depan. Kota ini adalah melting pot, tempat berbagai ras manusia  tinggal.  Karakter Jepang ada beberapa sih, misalnya Takeshi “Beat” Kitano yang jadi Aramaki. Cuma dia yang sepanjang film ini ngomong bahasa Jepang.

Pemilihan ScarJo sebagai peran utama juga bisa dipahami. GITS live-action ber-setting universal, jadi wajar jika tidak semua karakter diperankan orang Jepang. Seperti gue sebut di atas, karakter Mira ini bukan orang Jepang loh.

Dari sekian live-action movie based on Japanese comic/game, GITS termasuk salah satu yang terbaik (selain Godzilla 2014).  Gak mudah memilih elemen mana dari versi anime untuk dikawinkan dengan unsur baru supaya menjadi cerita yang apik. Versi live-action memang kurang filosofis bagi sebagian fans lama, tapi bisa dimaklumi. Film ini kayaknya menargetkan penonton baru yang belum tahu GITS sebelumnya. Meski begitu GITS masih “menghormati” versi original loh. Gimmick film ini menurut gue adalah tribute bagi GITS original.

GITS01

 

So, nonton deh live-action Ghost In The Shell tanpa prasangka apapun. Usahakan nonton IMAX 3D supaya keindahan visualnya lebih nampol.

Last but not least, thanks United International Pictures Indonesia untuk undangan premiere film ini.  I enjoyed every minute of this movie.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s