[Movie] Beauty and The Beast 2017

[Movie] Beauty and The Beast 2017

 Beberapa tahun belakangan ini Disney lagi demen bikin live-action. Mulai dari Cinderella, Maleficent, Jungle Book, dan yang terbaru adalah Beauty and The Beast.

Beauty and The Beast (animasi 1991) punya memori khusus, makanya gue ekspektasi tinggi ketika mendengar berita pembuatan versi live-action. Dari sisi cast sangat menjanjikan. Ada Emma Watson jadi Belle, Dan Steven sebagai Beast, Luke Evans memainkan Gaston, dan beberapa nama jaminan mutu lainnya.

Gue tambah excited karena lagu-lagu dari versi animasi dibawakan lagi. Makin gak sabar karena trailer memperlihatkan  adegan Luke Evans dan Josh Gad menyanyikan Gaston di atas meja.
Sempet khawatir film ini batal tayang karena di beberapa negara tidak diputar gara-gara ada adegan gay. Blah. Untung LSF Indonesia bijaksana. Mereka tidak sensor karena menurut mereka adegan yang diributkan tersebut bukan masalah alias orang gak akan nyadar. Hore!

Film ini ternyata jauh melebihi ekspektasi gue. Beauty and The Beast 2017 menghidupkan kembali keajaiban dengan indah, megah, serta dalam. Sempurna secara cerita, visual, dan musik.

Versi live-action menambahkan apa yang kurang dari animasi, yaitu backstory karakter. Kita jadi bisa paham kenapa Gaston emosional, penyebab Beast selalu senggol bacok, dan terutama proses jatuh cinta Belle terlihat lebih natural serta masuk akal. 

IMO semua pemain di sini bagus. Namun yang paling menonjol adalah Luke Evans dan Josh Gad. Chemistry mereka bagus, terutama saat nyanyi Gaston di kedai. Kelihatan banget mereka berdua sangat menikmati perannya. Gue nyaris nangis pas adegan tersebut plus tahan diri gak sing along. Hahaha. Oh ya, LeFou di sini lebih berkarakter dan punya prinsip, gak sekedar pelengkap penderita.

Ceritanya gak plek ketiplek dengan animasi. Makanya gue tetap bisa berdebar penasaran dengan plot twist yang disajikan.

Sambil nulis post ini di kepala gue masih kebayang indahnya Beauty and The Beast 2017. Kayaknya bakal nonton 2x lagi nih. Hehe.

Terima kasih Disney sudah mewujudkan kembali kisah yang tak lekang oleh waktu ini.

Advertisements
[Movie] Silence

[Movie] Silence

Dulu gue pernah baca kasus di komik Detektif Kindaichi yang menyinggung sedikit tentang penyebaran agama Kristen di Jepang. Pada zaman itu orang Jepang penganut Kristen hidup di bawah tekanan. Mereka menyamarkan patung Bunda Maria sehingga mirip salah satu dewa pujaan.

Oleh karena itu gue tertarik nonton Silence. Film garapan Martin Scorsese ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Endou Shuusaku. Bisa dibilang film ini ambisi terpendam Scorsese, makanya memakan waktu 25 tahun untuk mewujudkannya.

silence

Read more

[Movie] Logan

[Movie] Logan

Wolverine jadi supir Uber.

Karena menyesuaikan zaman, makanya Logan cari duit jadi supir Uber. Coba masih mudaan dikit dan tinggal di Indonesia, pasti dia jadi driver GO-JEK.

Logan adalah film terakhir dari Wolverine. Logan berlatarkan beberapa puluh tahun setelah X-Men Apocalypse. Makanya Logan tampak selalu capek dan Xavier renta serta gampang kumat sakit.

logan

Dari awal film kita udah disajikan adegan berantem ala Wolverine. Sabet sana, tonjok sini, kepala putus, paket lengkap deh. Makanya gue pribadi sangat tidak menyarankan bawa anak di bawah umur nonton Logan. Emang bisa gitu menikmati nonton sambil ditanya-tanya atau nutupin mata anak?

Yang menonjol dari Logan sih karakternya. Interaksi Logan dan Laura bagus. Gue sedih ngelihat Xavier yang dulu mandiri sekarang jadi pikun, tapi kebaikan hatinya gak pernah hilang  Kerasa banget karena ini film terakhir, maka James Mangold (sutradara), Hugh Jackman , dan Patrick Steward sangat all out.

Jujur, gue orangnya baperan sama tipe cerita kayak Logan. Makanya dari 30 menit terakhir mata gue udah basah, apalagi pas mau habis…. banjir deh. Tapi gak separah kayak Train To Busan sih.

IMO, Logan adalah penutup yang indah untuk Wolverine. Bahkan lebih bagus dari X-Men Apocalypse yang menutup trilogi kisah cinta X-Men Xavier dan Erik.

I’m gonna miss Hugh Jackman and Patrick Steward.

[Movie] Split

[Movie] Split

Tiga orang cewek disekap cowok dengan 23 kepribadian. Mereka harus bisa kabur sebelum muncul kepribadian ke-24 cowok tersebut yang paling kejam dibandingkan pribadi lainnya.

Inti cerita Split garapan M Night Shyamalan seperti itu sih.  Twist cerita lumayan, yang seru ketegangan saat mereka berusaha kabur.  IMO, Split termasuk ok  dibandingkan karya Shyamalan sebelumnya. Meski belum bisa mengalahkan Sixth Sense.

Yang edan di Split adalah James McAvoy. Dia yang memerankan Kevin/Barry, tokoh utama dengan 24 kepribadian. Dalam film ini yang dapat porsi banyak sekitar 4-6 karakter dari 24 kepribadian, tapi dia berhasil membawakan setiap karakter beda satu sama lain. Setiap ganti kepribadian, gaya bicara dan bahasa tubuhnya berubah. Intip dikit deh trailer Split. Sadis lah akting McAvoy, jangan sampai dilewatkan.

split-movie

Seperti biasa Shyamalan tampil sekelebat sebagai karakter numpang lewat. Sama aja deh kayak Stan Lee. Hahaha.

Eh ya, ada surprise di akhir film loh. :

Overall gue suka nih film. Gue kasih score 8/10 deh.

[Movie] The Great Wall

[Movie] The Great Wall

Siapa sih yang gak tau Tembok Besar China? Menurut sejarah, tembok yang dibangun selama belasan abad itu tujuannya untuk melindungi China dari serangan bangsa lain atau suku sekitarnya. Namun legenda memiliki cerita berbeda. Hal ini yang diangkat sutradara Zhang Yimou lewat film terbarunya The Great Wall.

William Garin (Matt Damon) dan Pero Tovar (Pedro Pascal) adalah tentara bayaran yang mencari black powder. Alih-alih dapat black powder, mereka diserang monster dan kemudian ditahan oleh tentara China di dalam Tembok Besar. Pada saat itu Kekaisaran China menghadapi serangan monster Taotie. Monster yang menyerang setiap enam dekade ini muncul sejak ratusan tahun lalu. Tembok Besar inilah benteng pertahanan utama bangsa China melawan monster tersebut.

Status William sebagai tahanan naik menjadi pahlawan saat ia membunuh Taotie yang masuk ke dalam benteng. Sejak saat itu ia  dihormati oleh para panglima perang. Ternyata di benteng tersebut ada black powder yang William dan Pero cari. Sekarang ada dua pilihan bagi William; kabur sambil membawa black powder atau turut berperang melawan Taotie.

Yap, ceritanya simpel kok. Intinya adalah membasmi habis Taotie. Namun ceritanya terjalin dengan rapih, gak memaksakan masuk plot twist ngejelimet yang malahan bisa ngejatuhin film tersebut. Jadi apa dong yang bagus dari film ini? Kenapa gue sampe duduk tegang sambil remes gemes bangku bioskop selama 2 jam kurang?  Read more