Ngajak Foto Bareng Pun Ada Etikanya Loh

Ngajak Foto Bareng Pun Ada Etikanya Loh

Beberapa waktu lalu netizen ramai karena video post Dian Sastrowardoyo menepis tangan fan dan wajahnya (Dian) kayak jijik. FYI, si fan gak pakai permisi langsung menyelipkan tangannya di lengan Dian. Dian yang kaget pun menepis.

Gara-gara kejadian tersebut Dian Sastro dicela sombong, arogan, lupa daratan, dll. Bahkan ada yang boikot film Kartini. Sampai Dian Sastro minta maaf  atas kejadian tersebut.

I feel sorry to Dian Sastro. Dia sebenarnya gak harus minta maaf. Dian sama sekali gak salah dalam kejadian ini. Put yourself in her shoes. Kalau tiba-tiba ada orang colek, pasti reflek lo menepis kan. Apalagi ini orang menyelipkan tangan di lengan loh. Masih bagus mbak Dian gak reflek gaplok. Jika kemudian Dian menampakkan wajah gak suka, YA WAJAR KELEUS. Si penggemar kan udah melanggar personal zone dia.

Orang lupa bahwa orang beken pun manusia biasa. Mereka punya privacy, personal zone, dan gak wajib setiap saat melayani penggemar.

Gue pun seorang penggemar dan pernah kerja di talent management. Jadi gue bisa mengerti perasaan penggemar yang pengen interaksi dengan idolanya. Tapi gue juga paham bahwa orang beken pun ada saatnya gak siap meladeni penggemar.

Gue pun pernah mengalami ditolak minta foto bareng. Gue dan temen-temen ketemu grup visual kei Jepang di Gandaria City. Kami mau ajak foto bareng namun dijawab manajernya “Ashita ashita” (Besok besok). Kami paham bahwa itu penolakan halus. Ya udah, kejadian itu malah jadi inside joke di antara kami.

Kecuali kejadian dengan grup visual kei tersebut, gue sih biasanya mulus kalau mau ajak foto bareng dengan aktor/aktris favorit. Biasanya ini sih yang gue lakukan: Read more